Friday, April 18, 2014
Banner
Banner
Airess, Terobosan Bisnis Air Kemasan Print

Airess .... Dingin, Menyegarkan dan Menyehatkan

Suasana asri dan sejuk langsung terasa, saat kaki melangkah ke desa Pasir Doton, Kecamatan Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat. Ge¬mericik air yang dingin dan bening. Menyegarkan. Kualitas murni dari mata air pegunungan, demikian terasa. Kesegaran air es se¬macam itulah yang bisa kita rasakan, saat kita meneguk Airess.
Sejatinya, air yang jernih, pada air mineral belum ten¬tu berasal dari mata air pegunungan. Sehingga kita sebagai konsumennya harus pintar-pintar memilih¬nya. Salah pilih merek, bisa saja menjadikan tubuh kita yang akhirnya kurang sehat nantinya. Lalu, bagaimana memilih air minum dalam kemasan yang sehat? Bagaimana pula, kita mencari minuman yang mengandung banyak mi¬neral dan higienis, yang saat ini banyak beredar di pasaran?

 


Jika ingin mencapai kualitas hidup sehat, kita sempat terdoktrin: Minumlah sedikitnya dua liter atau kira-kira sama dengan delapan gelas per hari untuk mengganti cairan tu¬buh kita yang hilang. Anjuran yang baik ini, akan semakin sempurna jika kita meminum air yang cukup dan berkuali¬tas baik. Jadi tak hanya menyegarkan, namun juga menye¬hatkan.


Airess, berasal dari siklus air pegunungan yang terjadi secara alamiah dan tidak pernah berhenti. Air keluar de¬ngan sendirinya, tidak dipompa keluar. Selaku produsen air minum dalam kemasan, air yang berasal dari mata air yang ditemukan penduduk itu “diolah” menuju pemrosesan dan pembotolan, serta galon melalui alat-alat canggih.


Begitu naturalnya bahan baku air yang digunakan, men¬jadikan Airess, disebut natural mountain spring water, air minum dalam kemasan yang berasal dari sumber mata air pegunungan terbaik. Pengelolaan air tanah dan kegiatan konservasi yang berasal dari tengah lereng dan hutan yang terus dijaga keasriannya. Pola pengaturan air tanah dida¬sarkan atas kemanfaatan, keseimbangan, dan kelestarian. Bisnis air mineral di bawah PT Airess Megah Utama ini, telah berlangsung sejak 1994 lalu.


Di atas lahan seluas 13.000 m2, pemanfaatan sumber air pegunungan itu juga berpihak kepada masyarakat dan dirasakan semua pihak. “Airess dari sumber mata air alami di Gunung Salak yang jernih dan bersih. Berlokasi di kaki Gunung Salak Sukabumi,” jelas Wardijoko,SE Direktur Ope-rasional Airess. Jika bicara kualitas, “Airess menjamin ke¬murnian air minum tetap terjaga”.


Setelah tersaring secara alami oleh batuan-batuan vul¬kanik, diambil dari lapisan air tanah yang bebas kontamina¬si. Diproses secara cermat, hygienis melalui teknologi filtrasi yang bisa menyaring partikel hingga berukuran 1 mikron. Setelah disaring, maka untuk menghilangkan disinfektan pada air digunakan ozonisasi sesuai Standar Nasional Indo¬nesia (SNI).
Uji kualitas berkala melalui institusi pengendali mutu Su¬cofindo dan Laboratorium Analis dan Kalibrasi Balai Besar Industri Agro (Departemen Perindustrian RI). Airess saat ini diproses dengan peralatan termodern yaitu mesin sistem Fil¬trasi dan Ozonisasi digital BWT dengan teknologi Jerman.
Pada setiap tahap proses pengolahan, Airess selalu di¬lakukan pengendalian mutu (quality control) yang ketat di laboratorium. Untuk Airess, lebih komit dalam menjaga kualitas. Diuji setiap tiga bulan sekali. “Dipastikan kita se¬mua mendapatkan air yang hygienis, bebas dari cemaran mikroba berbahaya,” ujar E. Zulfikar Hilman, Sales Manager Airess.


Demikianlah, air minum Airess yang terjaga keseim¬bangan kandungan mineralnya, segar, aman dan berman¬faat bagi kesehatan. Air langsung dikemas ke dalam plastik tanpa harus ada proses penyimpanan. Jika awalnya hanyadikemas dalam cup (gelas) berukuran 240 milliliter dan 19 liter dalam ben¬tuk galon. Perkembangannya sangat bagus untuk pasar kawasan Jabode¬tabek, bahkan pernah merambah ke Singapura.
Hanya lantaran terkait masalah modal kerja, kegiatan bisnis air mi¬neral ini sempat mengalami stagnasi dalam tuntutan pasar. Baru di awal 2011, Airess berinovasi. Diambil alih dan masuk dalam naungan Recapital Group, dicanangkan komitmen dan investasi baru Airess di mesin botol serta renovasi pabrik. Dan yang uta¬ma juga ada penambahan armada untuk distribusi. Hal ini menjadikan Airess siap memasuki pasar ritel, se¬lain institusi pada tahun ini.


Saat ini Airess hadir dengan ke¬masan cup (gelas) 240 ml, botol 330 ml, botol 600 ml, botol 1500 ml dan gallon 19 liter. Jumlah armada pun se¬makin lengkap, untuk pengangkutan dari pabrik ke depo, dan dari depo ke pelanggan. Karena kualitas pelayan¬an adalah hal yang utama bagi Airess. Ketepatan waktu pengiriman pun sa¬ngat dijamin Airess.
Terjadi peningkatan 100 persen, saat ini bisa produksi 4 ribu hingga 4,5 ribu atau 1000 galon per jam. De¬ngan kapasitas mesin 7 ribu. “Produk¬si 4 ribu-4,5 ribu ini telah diserap pa¬sar secara penuh,” ungkap Koesmana S. Natapradja, Direktur Marketing Ai¬ress. Sehingga, target Airess adalah bisa menyerap hingga 7 ribu-10 ribu nantinya. Bahkan ada permintaan dari satu institusi bisnis. “Untuk pengirim¬an ke Brunei,” jelas Heru Indharto, Di¬rektur Utama Airess.


Tak pelak, banyak yang menyebut perkembangan positif yang dialami Airess setahun ini. Bahkan kualitas botol dan galon pun semakin bagus. “Jika dulu second grade, sekarang produk Airess telah menggunakan kemasan first grade. Semakin jernih dan bagus. Karena botol dan galon ini dapat mempengaruhi kualitasair. Sehingga kami menjamin kondisi air memenuhi standar kualitas SNI,” Wardijoko,SE Direktur Operasional Ai¬ress menambahkan.
Air sebelum diproduksi, tiap pagi dilakukan uji laboratorium. Jika kepala laboratorium sudah menyetujuinya, baru air diproduksi. “Ini juga sebagai data tiap harinya. Sehingga jika ada konsumen yang komplain, kami bisa mengecek dari data tanggal produksi dan mencocokkan dengan catatan la¬boratorium,” ungkap Wardijoko.
Waktu terus berjalan, air terus mengalir. Bukan hanya masyarakat perkotaan yang kini gemar menggu¬nakan air dalam kemasan, masyarakat pelosok dusun pun terbiasa meng¬gunakannya. Bukan cuma soal harga yang lebih murah, melainkan Airess menjamin air yang menyehatkan. Yuk, mari kita minum.

 

CSR Masyarakat Sekitar


Titik mata air yang menjadi sumber bahan baku Airess saat ini masih satu lokasi, tapi masih ada dua lo¬kasi cadangan sumber mata air lainnya yang belum dimanfaatkan. Mata air ini terus di¬jaga kelestariannya dengan menjalankan program penghijauan yang melibatkan war¬ga desa, LSM dan pe¬merintahan lokal. Siklus air selalu dijaga bersama agar memberi kontribusi pada kemajuan sosial bagi masyarakat lokal.
Program dijalankan, bagaimana suatu perusahaan harus memberi dam¬pak positif bagi masyarakat dan lingkungannya. Penduduk dapat dengan bebas untuk membawa galon dan mengambil air langsung dari Airess. Pengunaan akses air bersih semacam ini, bisa disebut menjadi bagian dari tanggung jawab sosial perusahaan atau Corporate Social Responsibility (CSR). Ketersediaan air untuk kebutuhan sehari-hari seperti minum, mema¬sak, mencuci pakaian, dan mandi juga disediakan.


Bukan hanya logo Go Green yang telah terpasang di labelnya sejak di bawah naungan Recapital Group. Komitmen Airess dalam bisnis air minum dalam kemasan, mempekerjakan dan memprioritaskan pengambilan te¬naga kerja dari penduduk sekitar, juga dilakukan. Termasuk membantu bea¬siswa bagi siswa berprestasi di bidang pendidikan, serta mengkontribusi pesantren sekitar pabrik. Ringkasnya, aktivitas CSR demikian beragam, dari pengelolaan sumber daya air, perlindungan lingkungan hingga pemberday¬aan masyarakat. Dibuat pemetaan atas kebutuhan yang benar-benar dira¬sakan masyarakat. Dan, terus berkelanjutan.(SS&NR)

 
Banner

Klik: Channel Para Pebisnis

Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Bose Memperkenalkan Wifi SoundTouch

article thumbnail

Jakarta,- Produsen audio ternama, Bose memperkenalkan sistem musik lewat jaringan wifi yan [ ... ]


Advan Luncurkan Hammer

article thumbnail

Kini Advan mempunyai saudara baru yaitu ponsel merk hammer, Dengan harga yang cukup terjan [ ... ]


Banner
Banner